Kamis, 02 Mei 2024

Gotong Royong dalam Kehidupan Sehari-hari (PPKN KELAS IV)

 Tiana Gustiani Sadilah, S.Pd 

Contoh Gotong Royong dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata gotong royong memang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat pedesaan. Ini memang wajar, karena orang yang tinggal di desa masih memiliki rasa solidaritas dan kekeluargaan yang cukup tinggi. Akan tetapi, hal tersebut bukan berarti mengesampingkan masyarakat kotaan. Sebab, hingga kini semangat gotong-royong masih bisa ditemukan di wilayah manapun di Indonesia. Kebanyakan masyarakat desa masih memegang adat dan tradisi yang diwariskan oleh leluhurnya. Sehingga kerja sama dan manfaat gotong-royong, menjadi hal lumrah dilakukan oleh mereka.

 


                                              https://youtu.be/GEizH6tKj7U


A.    Istilah gotong royong di berbagai daerah di Indonesia

Hampir seluruh daerah di Indonesia menanamkan nilai gotong royong. Uniknya istilah gotong royong diberbagai daerah di Indonesia memiliki perbedaan atau bentuk nama lainnya. Berikut ini penjelasannya:

1.     Mapulus dari Minahasa

Minahasa Sulawesi (Sulut) mempertahankan tradisi kearifan lokal kerjasama yang disebut mapaulus. Kata “mapulus”terdiri dari dua awalan untuk menunjukkan proses aktif, berarti “menuangkan”. Oleh karena itu, mapulus mengacu pada pembagian energi dan sumber daya di antara mereka, atau pembagian kepemilikan oleh suatu pihak atau individu.

2.     Belale’ atau Pengerih  dari Kalimantan Barat

Belale’ bermakna sebagai bentuk kerjasama tanpa mendpaat upah. Anggota yang terlibat dalam Pangerih akan mendapat bantuan secara bergantian. Belale’ adalah bentuk gotong royong di kalangan penggarap ladang.

3.     Marsiadapari atau Siadapari atau Marsirimpa atau Marsirumpa dari Batak (Sumatra Utara)

Marsiadapari bermakna sebagai bentuk gotong royong yang dilakukan secara serentak di ladang masing-masing secara bergantian. Tujuannya untuk meringankan beban pekerjaan.

4.     Ngacau Gelamani dari Bengkulu

Ngacau Gelamani merupakan bentuk gotong royong dalam membuat kudapan. Gelamani merupakan kudapan mirip dodol.

5.     Alak Tau dari Suku Dayak Rindang Benua, Kutai Timur

Alak Tau yang berasal dari bahasa suku Dayak Kenyah memiliki arti penentuan hari baik untuk seluruh masyarakat agar tanaman padi dan tanaman lainnya jadi subur serta terhindar dari segala macam hama. Ritual ini dilakukan dengan menancapkan kayu ke dalam tanah.

6.     Nugal atau Najuk dari Kalimantan

Nugal berarti menanm padi. Nugal merupakan budaya yang unik karena memiliki makna filosofi kebersamaan dan kekeluargaan. Nugal juga merupakan tradisi turun temurun suku Dayak tersebut, dilakukan setelah beberapa hari lahan telah selesai dibersihkan dengan cara dibakar.

7.     Ngayah dari Bali

Kata Ngayah dari bahasa Bali, akar katanya adalah “Ayah, Ayahan, Pengayah, Ngayahang”. Kata tersebut berarti pelayanan atau orang yang bertugas melayani dan mengabdikan diri tanpa memperoleh imbalan. Kegiatan ini adalah kewajiban sosial, utamanya untuk pemeluk agama Hindu.\

8.     Gemohing dari NTT

Gemohing merupakan aktivitas gotong royong yang bersifat sukarela dalam berbagai kegiatan. Contohnya membangun rumah, memberishkan ladang dan sebagainya. Hal yang paling menarik, Gemohing dilakukan sambil berbalas pantun, bersyair dan menebak sesuatu yang tersembunyi dibalik kata-kata.

9.     Song-Osong Lombhung dari Madura

Song-Osong Lombhong merupakan aktivitas gotong royong yang dilakukan dengan mengangkat lumbung secara bersama-sama. Meskipun begitu, semangat gotong royong ini juga diterapkan dalam berbagai acara. Contohnya seperti rokat tase atau petik laut, hingga kegiatan surau desa atau pada saat panen para petani garam.

10. Sambatan dari Gunung Kidul, Yogyakarta

Sambatan merupakan aktivitas gotong royong antar warga masyarakat untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah atau sedang menyelenggarakan acara.

11. Mappalette Bola dari Sulawesi

Mappalette Bola merupakan tradisi memindahkan rumah dari satu tempat ke tempat lainnya. Tradisi gotong royong ini melibatkan puluhan hingga ratusan orang untuk bekerja secara sukarela memindahkan rumah.

12. Grebuhan dari Gunung Kidul, Yogyakarta

Grebuhan merupakan tradisi gotong royong untuk kepentingan bersama. Contohnya gotong royong membangun pos ronda, jembatan, dan lain sebgainya.

13. Liluran dari Sukbumi, Jawa Barat

Liliuran  merupakan bentuk gotong royong yang dilakukan dengan mengelola lahan secara bersama-sama. Liliuran juga diterapkan dalam kehidupan sosial lainnya, seperti membangun rumah, acara besar, dan lain sebagainya.

14. Nyambungan dari Suku Baduy

Ada empat jenis tradisi gotong royong di Baduy, yaitu tradisi nyambungan, liliuran, dugdug rempug dan tunggu lembur. Nyambungan adalah tradisi gotong royong memberikan sumbangan kepada warga desa yang sedang melakukan hajatan atau pesta, seperti hajatan perkawinan atau kawinan.

15. Alang Tulung dari Aceh

Alang tulung merupakan aktivitas gotong royong yang dilakukan untuk melekatkan kesukuan. Aktivitas ini bisa dilakukan dalam kegiatan ekonomi seperti berkebun, dan lain sebagainya.

16. Sabilulungan dari Jawa Barat

Sabilulungan adalah kearifan lokal yang lebih dari sekedar mengedepankan perilaku gotong royong, melainkan juga silih asah, asih, silih asuh, dan silih wawangi, serta mengesankan perbedaan untuk mencapai tujuan besar bagi kepentingan bersama. Contohnya menjaga keamanan kampung.

17. Batobo dari Riau

Batobo, karya budaya dari Riau ditetapkan jadi warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia tahun 2017. Batobo, atau disebut juga tobo (toboh berarti kelompok, bersama atau berkawan-kawan) adalah semacam arisan tani dalam mengolah tanah pertanian yang dilakukan secara bersama-sama dan bergiliran di antara anak tobo (anggota batobo). Batobo menjunjung tinggi prinsip kebersamaan dan kekeluargaan.

18. Kuriak dari Subang Jawa Barat

Kuriak merupakan aktivitas gotong royong untuk kegiatan sosial masyarakat. Contohnya membersihkan lingkungan, membangun jembatan, dan lain sebagainya.

19. Ammosi dari Sulawesi Selatan

Ammosi merupakan bentuk kerja sama dalam pembuatan kapal, yang harus melalui proses sakral dan penuh nilai kebudayaan.

20. Helem Foi Kenambai Umbai dari Papua

Helem Foi Kenambai Umbai merupakan tradisi yang dilakukan untuk menggerakkan perekonomian rakyat Papua.

 

A.    Jenis Gotong Royong

1.      Kerja Bakti

Kerja bakti adalah salah satu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama di lingkungan sekitar. Aktivitas tersebut adalah sebuah wujud yang bisa meningkatkan rasa saling menolong antar sesama dan saling peduli.

2.      Tanggap Bencana

Kegiatan ini adalah sebuah proses respon dari masyarakat untuk bekerja sama dalam menghadapi sebuah bencana ataupun musibah. Tanggap bencana biasanya dimulai dari hal-hal kecil seperti peduli dengan masyarakat sekitar yang sedang merasa kesulitan, dan lainnya.

3.      Musyawarah

Tidak banyak dari kita yang tahu bahwa musyawarah adalah salah satu jenis gotong royong. Mengapa demikian? sebab musyawarah untuk mufakat terhadap suatu masalah adalah sebagai upaya mewujudkan budaya gotong royong. Karena hasil yang mufakat otomatis semua pihak akan terlibat semua resiko yang ditimbulkannya. Dengan musyawarah, masyarakat juga bisa bertukar ide, pikiran, dan pendapat yang bertujuan untuk mencapai sebuah mufakat. Harapannya, mufakat tersebut akan menggantungkan semua pihak yang terlibat.

4.      Panen Raya

Panen raya biasanya dilakukan saat musim panen. Kegiatan ini merupakan sebuah kondisi terjadinya musim panen dengan skala yang cukup besar dari semua bidang pertanian. Biasanya, musim panen dilakukan setiap dua kali dalam setahun atau bergantung dengan pertaniannya. Ketika musim panen, biasanya masyarakat akan bergotong royong untuk membantu proses panen. Nantinya mereka akan membagikan sebagian hasil panen kepada orang-orang yang membutuhkan. Jadi, hal tersebut tentu akan meningkatkan rasa peduli dan saling berbagi antar sesama.

5.   Belajar Bersama

Belajar bersama juga salah satu jenis gotong royong. Di mana dalam kegiatan ini para pelajar maupun mahasiswa melakukan sebuah kerja sama dalam memecahkan suatu persoalan atau materi yang dianggap sulit. Dengan belajar bersama, kita akan lebih mudah memahami materi yang menurut kita sulit. Sebab, kita bisa menanyakan langsung kepada teman-teman yang sudah paham.



Contoh Gotong Royong di Lingkungan Sekitar


1.      Lingkungan keluarga

 

v  Membersihkan lantai secara bersama keluarga

v  Membersihkan piring secara bersama keluarga

v  Membantu ayah memperbaiki rumah

v  Membantu adik yang sedang kesulitan belajar

v  Membantu ibu yang sedang memasak

2.    Lingkungan Sekolah





v  Melaksanakan piket yang sudah dijadwalkan

v  Membantu merapikan meja kelas

v  Membantu menanam tanaman di sekolah

v  Mengikuti kerja bakti setiap hari jumat

v  Membantu membersihkan halaman sekolah

3.      Gotong Royong di Masyarakat

                  

v  Membantu membenarkan jalan

v  Kerja bakti di desa

v  Melakukan ronda malam

v  Membangun tempat poskamling.


Gotong Royong dalam Kehidupan Sehari-hari (PPKN KELAS IV)

  Tiana Gustiani Sadilah, S.Pd  Contoh Gotong Ro yong dalam Kehidupan Sehari-hari Kata gotong royong memang sangat lekat dengan kehidupan ...